Fandom

Bleach Wiki

GOD IS DEAD

1.077pages on
this wiki
Add New Page
Comments0 Share
GOD IS DEAD
Volume 48.jpg
"Semua manusia,
imitasi dari kera,
Semua dewa,
imitasi dari manusia
"
Rilis Jepang

3 Desember 2010[1]

Rilis AS

2 Oktober 2012[2]

Rilis Indonesia

12 September 2012

Daftar Chapter

414. DEICIDE16
415. deicide17
416. DEICIDE18 [THE END]
417. DEICIDE 19
418. DEICIDE20
419. DEICIDE 21 [Transcendent God Rock]
420. DEICIDE22
421. DEICIDE23
422. the silent victory
423. Bleach My Soul[3]

Sampul Karakter

Sōsuke Aizen

Navigasi
Volume 47 Volume 49

GOD IS DEAD adalah volume ke-48 dari seri manga Bleach.

Ringkasan Penerbit

Aizen tiba di Kota Karakura. Setelah berlatih dan akhirnya menguasai teknik terakhir, Ichigo kemudian menantang Aizen yang terus berevolusi. Bagaimanakah nasib Kota Karakura dan teman-teman Ichigo?

Bleach All Stars

市丸 ギン
Gin Ichimaru
Chrysalis Aizen.png 黒崎 一護
Ichigo Kurosaki
Gin CharPic.png 藍染 惣右介
Sōsuke Aizen
Ichigo CharPic.png





Daftar Chapter

414. DEICIDE16

Gin mengungkapkan niat sejatinya kepada Aizen, dengan menusuk dia menembus dada Aizen menggunakan Zanpakutō miliknya, Kamishini No Yari.

Ringkasan:

C414 Cover.png

Sampul Chapter 414. DEICIDE16

Setelah Gin Ichimaru mengumumkan bahwa dia telah kembali, Aizen bertanya apa yang terjadi pada Letnan Rangiku Matsumoto. Gin mengatakan dia telah membunuhnya dan Aizen mencatat bahwa Reiatsu-nya telah lenyap. Aizen mengungkapkan keterkejutannya, karena ia berpikir bahwa Gin memiliki perasaan lebih kepadanya. Gin menjawab bahwa ia tidak memiliki hal tersebut dan bahwa ia sebelumnya telah memberitahu Aizen bahwa ia adalah ular yang memakan apapun yang terlihat lezat.

Sementara, Keigo Asano menegur Tatsuki Arisawa dan orang lain untuk berhenti menonton dan melarikan diri. Sebagaimana Aizen mengatakan ia bosan mengejar tikus, Gin bertanya apa yang akan mereka lakukan setelah membunuh mereka. Aizen menyatakan bahwa mereka akan menggantung para mayat di lokasi yang terlihat di luar kota dan kemudian membuat Ōken. Gin menempatkan tangannya pada Zanpakutō Aizen dan mengatakan bahwa ia akan membunuh mereka. Gin kemudian menusuk Aizen di dada, mengungkapkan bahwa satu-satunya cara untuk melarikan diri dari kemampuannya adalah menyentuh bilah sebelum hipnosis sempurna diaktifkan, bertanya-tanya bagaimana butuh beberapa dekade baginya untuk mempelajari fakta itu. Gin menyatakan bahwa meskipun tidak ada satupun dari mereka yang mengetahui ini, Gotei 13 masih mencoba untuk membunuhnya. Dia mengatakan bahwa dia adalah satu-satunya yang bisa membunuh Aizen.

Aizen mengungkapkan bahwa ia tahu tentang niatnya, itulah sebabnya ia membawanya ke Kota Karakura dan menanyai Gin apakah ia berpikir akan mudah untuk membunuhnya. Gin memberitahu Aizen bahwa ia meninggalkan sebuah pecahan Kamishini no Yari di dalam jantungnya dan kemudian memberitahu Aizen bahwa ia berbohong tentang kemampuan Bankai-nya, yang ternyata menjadi debu pada sesaat memanjang dan interior bilahnya adalah racun mematikan, yang mampu menghancurkan sel. Dia kemudian menjelaskan saat menyerangnya debu yang tersisa di jantungnya tercampur dengan racun, dan tidak peduli apa yang akan dia lakukan, dia akan mati dengan lubang di dadanya, sebagaimana yang telah lama ia harapkan.

Karakter yang tampil:

Episode adaptasi dari chapter ini:



415. deicide17

Sesaat setelah Gin mengambil Hōgyoku, Aizen melewati transformasi lagi dan menyerang balik.

Ringkasan:

C415 Cover.png

Sampul Chapter 415. deicide17

Gin mengingat masa kecilnya sebelum dia menjadi Shinigami. Saat Gin mengumpulkan kayu bakar, dia mengintai Aizen dengan jelas melalui semak-semak. Tiga Shinigami lain berada di tanah kosong itu, salah satu dari mereka memegang sebuaj objek dari Aizen. Aizen kemudian mengambil objek, Hōgyoku, dan menempatkannya dalam wadah kaca saat Gin menonton.

Kembali ke masa sekarang, Gin perlahan mencapai ke dalam lubang besar dalam tubuh Aizen dan meraih Hōgyoku tepat pada waktunya sebelum Aizen menamparnya pergi. Aizen kemudian jatuh ke tanah dan memanggil nama Gin. Tiba-tiba, Aizen berteriak dalam kemarahan sejati saat gelombang energi menimpa dirinya. Gin melihat Hōgyoku di lengan kanannya yang terluka. Gin kemudian menutup mata dan berpikir pada dirinya sendiri bahwa sekarang ia memiliki Hōgyoku, semuanya selesai. Segera setelahnya, pilar cahaya besar memancar dari tempat Aizen berdiri. Aizen muncul dari pilar dengan lubang dari Kamishini no Yari yang kini sudah tidak ada, dan juga dalam bentuk malaikat baru. Memaparkan senyum mengancam, Aizen mengumumkan kemenangannya pada Gin, mengatakan bahwa Hōgyoku adalah miliknya, bahkan sekarang setelah dirampas dari tubuhnya. Hōgyoku mulai bersinar terang yang sangat mengejutkan Gin. Aizen segera muncul di sebelah mantan bawahannya.

Gin terus mengingat menonton tangan Aizen mengembalikan Hōgyoku ke Shinigami yang memberikan itu kepadanya. Gin terus mengingat hari ia menemukan Rangiku dan ingat bahwa tiga Shinigami dengan Aizen dekat lokasi. Dia berpikir pada dirinya sendiri bahwa Aizen adalah pemimpin. Gin kemudian membuka matanya, berpikir bahwa Aizen adalah orang yang harus ia lakukan sesuatu padanya. Namun, sebelum Gin dapat menyelesaikan pikirannya, pada saat ini, Aizen memotong Gin dalam dengan tebasan tunggal dari pedangnya.

Karakter yang tampil:

Episode adaptasi dari chapter ini:



416. DEICIDE18 (THE END)

Aizen membantai Gin berkeping-keping.

Ringkasan:

C416 Cover.png

Sampul Chapter 416. DEICIDE18 [THE END]

Rangiku mengingat malam bersalju dari masa kecilnya dan mendapatkan kembali kesadaran, di atap. Dia sadar bahwa Gin mengisi mantra Kidō Hakufuku kepadanya untuk membuat dia pingsan. Di bawah, Gin telah ditebas oleh Aizen di dada. Di tangan Gin Hōgyoku hancur dan kemudian memulihkan kembali dirinya untuk mengambil bentuk salib mirip dengan yang ada di dada Aizen. Saat ia meraih itu, Aizen mencerminkan bagaimana ia tiba pada solusi Hōgyoku bahkan sebelum Kisuke Urahara, tapi itu gagal. Aizen melanjutkan untuk mengingat bagaimana ia mengorbankan jiwa ratusan Shinigami dan penduduk Rukongai dengan potensi Shinigami dalam upaya untuk menyelesaikan Hōgyoku, tapi Hōgyoku tetap saja tidak puas. Selain itu, catatan penelitian Urahara menunjukkan bahwa Hōgyoku Urahara juga tidak sempurna. Akibatnya Aizen memutuskan untuk mengambil Hōgyoku Urahara untuk diberikan kepada Hōgyoku-nya.

Dia meraih pergelangan tangan Gin sebelum dia bisa mengambil Hōgyoku dan dengan mudah merobek lengannya dan menusuk dia melalui dada. Menatap Gin, Aizen mengatakan bahwa rasa takut diperlukan untuk evolusi Hōgyoku. Dia kemudian berterima kasih pada Gin untuk membantunya sampai sejauh ini, dan bahwa ia sekarang telah menjadi sesuatu yang jauh lebih kuat daripada Shinigami dan Hollow, dan ketakutan bahwa Gin bisa saja dilenyapkan setiap saat, tetapi ia membutuhkannya untuk membantu Hōgyoku berkembang. Aizen berterima kasih pada Gin atas usahanya dan melemparkan dia melalui sebuah bangunan. Teman-teman Ichigo, masih berusaha untuk melarikan diri, berhenti sebagaimana bangunan dekat mereka runtuh. Saat mereka melihat Aizen berjalan mendekat, Keigo bertanya-tanya apa-apaan dia bahkan Reiatsu Aizen melumpuhkan mereka saat ia mendekati Gin.

Di ambang kematian, Gin mengingat memori malam bersalju yang dipikirkan Rangiku sebelumnya. Dia ingat bagaimana Rangiku berlari kepadanya di salju bertanya kepadanya mengapa ia memiliki seragam Shinigami dan dari mana dia mendapatkannya. Gin membungkus shihakusho sekitar dirinya dan menjawab bahwa ia ingin menjadi seorang Shinigami dan mengubah sesuatu untuknya, mengubah sesuatu sehingga Rangiku tidak akan menangis lagi. Ia menarik diri dari memori ketika ia mendengar jeritan Rangiku memanggil namanya saat ia melompat dari atap kepadanya ke bawah. Saat ia melihat dirinya dia berpikir bagaimana tidak berhasil dan bagaimana pada akhirnya dia tidak bisa mendapatkan kembali apa yang telah diambil dari Rangiku. Ia berpikir betapa beruntungnya bahwa ia sebelumnya sudah meminta maaf. Saat ia menyadari bahwa ia sedang sekarat Rangiku mendekati Gin di lengannya dan menangis. Dari belakang Aizen berdiri di dekat mereka, Rangiku terus berduka tidak memperhatikan Aizen. Tepat sebelum ia dapat membahayakan dirinya, Ichigo tiba dengan ayahnya tidak sadarkan diri tersampir di bahunya dan tampak berbeda dari sebelumnya dengan rantai melilit lengannya.

Karakter yang tampil:

Episode adaptasi dari chapter ini:



417. DEICIDE 19

Ichigo menemui Aizen.

Ringkasan:

C417 Cover.png

Sampul Chapter 417. DEICIDE 19

Sebagaimana Aizen menatap ke bawah tanpa ampun pada Rangiku yang menangis dan Gin yang sekarat, Ichigo muncul mengejutkan semua orang. Tatsuki dan Keigo mencatat bahwa dia tampak berbeda: rambutnya tampak lebih panjang dan dia sepertinya sedikit lebih tinggi. Dan, lengan kanannya terlihat memiliki sarung tangan hitam, yang sebagian besar melindungi tangan dan lengannya. Juga, Tensa Zangetsu telah berubah sebagaimana penjaga yang telah menjadi lebih jelas dan tampak kacau, hampir ditempelkan bersama-sama. Rantai juga meningkat panjang mencakup seluruh lengan kanan Ichigo, juga memiliki shihakushonya tanpa lengan.

Ichigo segera berterima kasih ke ayahn5a yang tidak sadarkan diri (sekarang berjenggot), dan melihat ke kejauhan, menutup matanya dan menyatakan bahwa adik-adik perempuannya baik-baik saja, merasakan Reiatsu mereka. Ichigo kemudian mengambil perhatikan dari semua teman-temannya, meskipun ia salah pada nama Zennosuke, menyebutnya "Imoyama-san", yang mengarah ke luapan lucu. Dia dengan tenang mengatakan kepada mereka untuk tinggal di sana dan ia akan berhadapan dengan Aizen. Tatsuki kemudian berkomentar pada dirinya sendiri bahwa dia tidak bisa merasakan Reiatsu Ichigo sedikitpun, sedangkan Aizen luar biasa. Aizen tampaknya juga bingung, karena dia bertanya apakah dia benar-benar Ichigo, Ichigo bertanya apa yang ia maksud. Aizen kemudian menyatakan bahwa ia kecewa, karena dia tidak bisa merasakan sedikitpun Reiatsu dari dia. Dia kemudian melanjutkan dengan mengatakan bahwa ia memberi Ichigo satu kesempatan terakhir untuk berkembang dan menghadapinya, tapi ia gagal. Ichigo santai mengabaikan dirinya dan melihat pada Rangiku yang menangis dan Gin yang sekarat. Gin mengingat banyak wajah Ichigo dengan ketakutan dalam matanya, tapi melihat itu sekarang menyebutnya menjadi "kuat". Dia diam-diam memutuskan bahwa Ichigo akan menyelesaikan apa yang tidak bisa dia selesaikan dan mengalahkan Aizen.

Aizen kemudian menyatakan bagaimana menyedihkan kurangnya evolusi Ichigo, tapi terganggu oleh Ichigo yang mengatakan Aizen bahwa ia ingin bertarung di tempat lain. Aizen menyatakan bahwa itu tidak ada gunanya, karena hanya makhluk yang benar-benar dapat melawannya yang boleh membuat proposal itu. Dia menyeringai dan melanjutkan dengan mengatakan bahwa Ichigo "tidak mungkin dapat melukai ke-". Ichigo tiba-tiba meraih wajah Aizen dan secara paksa mendorong dia hingga beberapa mil dan melemparkan dia ke tanah, semuanya dengan sedikit usaha. Aizen mencengkeram wajahnya tampak memar nggak percaya bahwa ia didorong dan dilempar dengan kekerasan sendirian. Ichigo kemudian memberitahu Aizen untuk bersiap-siap dan bahwa ia akan "mengakhiri ini dalam sekejap".

Karakter yang tampil:

Episode adaptasi dari chapter ini:



418. DEICIDE 20

Ichigo dan Aizen akhirnya saling berhadapan.

Ringkasan:

C418 Cover.png

Sampul Chapter 418. DEICIDE 20

Mengulangi kata-kata Ichigo "Mengakhiri ini dalam sekejap", Aizen mengaku memahami "kurangnya Reiatsu" Ichigo, bahwa ia tidak "membagi" itu, melainkan "membuangnya." Meskipun ia tidak tahu bagaimana caranya, ia mengatakan bahwa Ichigo mengkonversi semua Reiatsu-nya menjadi kekuatan fisik bagi tubuh spiritualnya; baik itu kekuatan lengan, kekuatan kaki, kekuatan cengkraman, kekuatan lemparan, atau kecepatan berlari, semua kemampuan fisiknya telah menerima pertumbuhan yang cepat dalam pertukaran pembuangan Reiatsu-nya, karena dia menyerah berusaha untuk bersaing dengan milik Aizen. Aizen tidak gentar, bagaimanapun, menasihati Ichigo untuk meninggalkan semua harapan, bahwa meskipun kekuatan fisik barunya, ia masih tidak akan bisa mengalahkannya. Dia kemudian bergerak ke belakang Ichigo dalam upaya untuk menyerangnya. Keduanya bentrok, dan sebuah gunung di kejauhan segera lenyap. Aizen berkomentar pada kemampuannya untuk meruntuhkan bumi dengan satu ayunan pedangnya, bahkan ia tidak menyangka kekuatannya menjadi sangat berkembang, dan berterima kasih pada Ichigo, untuk saat ini ia dapat menguji kekuatannya yang melampaui Hollow dan Shinigami untuk isi hatinya. Setelah menangkis lagi, Aizen berkomentar pada kesamaan aglutinasi Zanpakutō mereka dengan tangan mereka sebagai penemuan evolusi, bahwa mungkin itu adalah bentuk tepat yang harus mereka ambil. Namun, ia mengatakan ia memahami dimensi evolusi mereka berbeda, dan bahwa jika ia mau, ia bisa menghancurkan Ichigo dalam satu serangan, dan mempersiapkan tebasan, segera Ichigo menghentikannya dengan tangan kosong saat tanah di sekitar mereka hancur. Aizen tertegun; dia bisa mengerti jika Ichigo menghindari itu, bahkan jika Ichigo tidak harus cukup cepat untuk melakukannya, tapi Ichigo menghentikan itu hanya menjadi konyol baginya. Ichigo bertanya apa Aizen begitu terkejut dengan: Apakah itu benar-benar sulit untuk percaya bahwa dia bisa menghentikan pedang Aizen? Apakah dia takut apa yang ada di depan matanya, sesuatu terjadi yang tidak bisa dia mengerti? Aizen menarik kembali, mengatakan Ichigo untuk tidak berbicara begitu penuh kemenangan, ia berhasil sejenak melebihi kekuatan fisiknya sendiri dan tidak lebih. Aizen memutuskan untuk melepaskan mantra penuh Hado #90 Kurohitsugi, sehingga mencegah keajaiban berlanjut dengan menghancurkan dia menjadi atom. Aizen memuji atas pelepasan yang sempurna dengan kekuatannya yang melampaui Hollow dan Shinigami, untuk membuat torrent gravitasi yang mampu membengkokak ruang waktu, sedemikian rupa sehingga Ichigo bahkan menjadi tidak bisa memahaminya. Ichigo membiarkan mantra untuk mengelilinginya dengan segera menghancurkannya dengan ayunan lengannya. Sebagaimana hancur, ia mencatat bahwa Aizen tidak menyadari, bahwa ia lebih kuat dari dirinya yang sekarang, dan bahwa gunung itu lenyap bukan dengan pedang Aizen, tapi olehnya, sebelum langsung menyerangnya.

Karakter yang tampil:

Episode adaptasi dari chapter ini:



419. DEICIDE 21 (Transcendent God Rock)

Aizen berubah lagi, tapi Ichigo tidak terpengaruh dan bersiap untuk melepaskan Getsuga Tenshō Terakhir.

Ringkasan:

C419 Cover.png

Sampul Chapter 419. Deicide 21 [Transcendent God Rock]

Aizen mundur, sembari darah tertumpah dari lukanya, ke bukit yang jauh. Ichigo memberitahu bahwa ia adalah orang yang selalu menjaga jarak dari Aizen, tapi sekarang Aizen yang melakukan penjagaan jarak. Jadi Ichigo bertanya mengapa Aizen melakukan menjauhkan diri darinya. Saat luka Aizen pulih, ia memberitahu Ichigo untuk "meninggalkan kesombongannya", dan kemudian Aizen berubah lagi. Dia kemudian menyadari bahwa Hōgyoku tidak membiarkan dia untuk dikalahkan oleh "manusia biasa". Dia kemudian menyerang Ichigo dan membakar lengan kirinya. Aizen kemudian mengatakan bahwa lengan Ichigo tidak akan berguna lagi baginya. Dia kemudian menangkap Ichigo dan mencekik dia di tenggorokan dan memegang dia di udara, dan menciptakan serangan seperti-halo di sekelilingnya. Aizen mengatakan bahwa Ichigo telah kehilangan kekuatannya dan sekarang hanyalah bayangan dirinya yang sebelumnya. Aizen kemudian mengatakan bahwa Ichigo tamat, Ichigo menjawab, "Selesai? Apakah itu semua yang Kau punya?" Dia kemudian menebas melalui serangan Aizen mengatakan bahwa mereka harus mengakhiri ini dan bahwa ia muak atas logika Aizen. Kemudian Ichigo mempersiapkan untuk merilis Getsuga Tenshō Terakhir.

Karakter yang tampil:

Episode adaptasi dari chapter ini:



420. DEICIDE22

Ichigo mengingat kilas balik pertarungannya melawan bentuk gabungan Hollow batin Ichigo dan Tensa Zangetsu saat ia akhirnya merilis Getsuga Tenshō Terakhir.

Ringkasan:

C420 Cover.png

Sampul Chapter 420. DEICIDE22

Saat Ichigo mempersiapkan untuk menggunakan Getsuga Tenshō Terakhir, Aizen melihat terkejut dan bertanya apa bentuk itu. Ichigo berkedip kembali ke pertempuran melawan bentuk gabungan Tensa Zangetsu dan Hollow batin Ichigo. Tensa Zangetsu mengungguli Ichigo cukup untuk mengirim dia terbang ke sebuah bangunan. Ichigo bangkit, mendorong Tensa Zangetsu berkomentar bahwa Ichigo masih belum menyerah. Ichigo menjawab, mengatakan bahwa ia tidak akan menyerah sampai Tensa Zangetsu mengajarinya Getsuga Tenshō Terakhir. Tensa Zangetsu, bagaimanapun, mengatakan dia tidak berniat untuk itu dan bergegas pada Ichigo. Ichigo menganggap tindakan Tensa Zangetsu. Jika ia ingin mengalahkan Ichigo, dia bisa dengan mudah melakukannya sekarang dan jika ia tidak ingin mengajari Ichigo teknik, mengapa tidak pergi dan bersembunyi di suatu tempat? Ichigo bertanya mengapa tidak, tapi kesedihan tertumpah keluar dari pedangnya. Keduanya melanjutkan pertarungan mereka dan sebagaimana Tensa Zangetsu bersiap menyerang Ichigo, Ichigo membuang pedangnya dan memungkinkan lawannya untuk menusuk dirinya. Ichigo mengatakan Tensa Zangetsu tidak sakit. Ichigo menyadari bahwa lawannya menangis dan bertanya mengapa. Tensa Zangetsu menjawab bahwa apa yang ingin dia lindungi adalah Ichigo. Ichigo bertanya-tanya apa artinya ini. Tensa Zangetsu memberitahu Ichigo bahwa jawabannya akan datang bersama dengan esensi teknik dan memberinya peringatan. Ichigo kini kembali ke pertarungannya dengan Aizen dan mengatakan kepadanya bahwa Getsuga Tenshō Terakhir adalah untuk menjadi Getsuga. Bentuk Ichigo sekarang sangat berbeda dengan rambut hitam panjang dan perban membungkus di sekitar tubuhnya. Ichigo mengatakan bahwa jika ia menggunakan teknik ini, ia akan kehilangan semua kekuatan Shinigami-nya, maka mengapa disebut Terakhir. Aizen mencatat pada dirinya sendiri bahwa dia masih tidak bisa merasakan apa-apa. Dia terkejut mengetahui bahwa Ichigo ada di tempat yang lebih tinggi daripada dirinya. Aizen berteriak bahwa tidak mungkin dan bersiap terhadap Ichigo. Ichigo menggunakan teknik baru, Mugetsu, seperti daerah pertarungan ditelan oleh cahaya hitam.

Karakter yang tampil:

Episode adaptasi dari chapter ini:



421. DEICIDE23

Aizen bertahan melewati Mugetsu Ichigo, tetapi menjadi korban segel tersembunyi Kisuke Urahara.

Ringkasan:

C421 Cover.png

Sampul Chapter 421. DEICIDE23

Ichigo mengingat Hollow batin/Tensa Zangetsu mengatakan jika ia menggunakan Getsuga Tenshō Terakhir. Dia mengingat mereka mengucapkan salam perpisahan karena ia akan mengaktifkan Mugetsu. Mugetsu sepenuhnya menelan Aizen dalam cahaya hitam dan benar-benar memotong tanah dimana mereka bertarung dalam setengah, meninggalkan kawah besar bermil lebar. Getsuga/Ichigo mendarat dan perbannya mulai rusak, mengungkapkan wajah Ichigo, dan sadar bahwa ia memang kehilangan kekuatan Shinigami-nya. Aizen yang hampir terbelah jatuh tidak jauh 5 meter darinya, dan saat Getsuga/Ichigo melihat dia, luka besar yang disebabkan oleh Mugetsu mulai beregenerasi. Getsuga/Ichigo terlihat dengan cepat menteleport ke Aizen yang sangat marah, terluka berat, tapi masih hidup dan mulai menyerang lagi.

Tapi kemudian, rambut panjang hitam Ichigo menghilang dan kembali ke sebelumnya dan berwarna normal. Ichigo sekarang-tak berdaya jatuh ke tanah, saat Aizen bangkit dalam kemenangan untuk menunjukkan Zanpakutōnya yang hancur ke Ichigo, menunjukkan Hōgyoku telah memutuskan dia [Aizen] tidak memerlukan Zanpakutō untuk menjadi lebih kuat. Dia menyerukan bahwa Ichigo telah kalah dan tamat ketika seberkas cahaya keluar dari dadanya.

Aizen, terkejut dan gugup, bertanya-tanya bagaimana Kidō diaktifkan dikarenakan lebih banyak lampu musim semi keluar dari dada dan perutnya. Kisuke Urahara muncul dan dengan tenang mengatakan bahwa "akhirnya diaktifkan". Aizen bertanya kapan dia melakukan ini, dan Urahara menjawab bahwa itu adalah tepat sebelum transformasi Aizen sempurna, pada yang paling rentan. Urahara melanjutkan dengan mengatakan bahwa ia tahu itu akan hampir mustahil untuk membunuhnya [Aizen] ketika ia menyatu dengan Hōgyoku, sehingga ia menciptakan segel yang menyegel dia. Aizen mengangguk pemahamannya, namun berteriak sia-sia itu karena ia mencapai tahap baru evolusi dan tidak dapat dihentikan oleh Kidō rendah. Urahara terlihat diam saat bentuk Hōgyoku sempurna Aizen mulai terkelupas darinya, Aizen ketakutan.

Urahara menjelaskan bahwa segel yang digunakan adalah untuk diaktifkan saat ini: saat ketika Aizen melemah. Dia hanya mengatakan: "Hōgyoku tidak lagi melihat kamu sebagai tuannya". Aizen, pada awalnya tidak percaya, lalu menerimanya, marah berteriak pada Urahara dan mengatakan kepadanya bahwa ia membenci dirinya. Aizen membenci bahwa seorang pria intelek Kisuke itu duduk diam dan dikendalikan oleh "si itu!" Urahara menjelaskan bahwa Aizen berbicara tentang Raja Roh, dan berkomentar bahwa Aizen melihat "itu", Raja Roh. Urahara kemudian mengatakan bahwa Raja Roh adalah pasak yang memegang Soul Society bersama-sama dan mengatakan jika pasak menghilang, Soul Society akan pecah dan runtuh. Aizen berteriak menyerang balik dengan itu menjadi logika pecundang dan bahwa ia "pemenang" harus berpikir bukan bagaimana dunia ini, tapi bagaimana yang seharusnya.

Aizen memulai kalimat dengan "Aku" dan melihat Ichigo menatapnya, dari jauh terlihat kesal, saat Aizen benar-benar disegel ke perangkat tiga-pedang aneh.

Karakter yang tampil:

Episode adaptasi dari chapter ini:



422. the silent victory

Setelah bangun dari kekalahan Aizen, pertempuran yang melibatkan Gotei 13 berkumpul kembali.

Ringkasan:

The Silent Victory.png

Sampul Chapter 422. the silent victory

Kapten Mayuri Kurotsuchi terlihat bersiap-siap untuk membawa kembali Kota Karakura asli ke Dunia Manusia. Seorang Shinigami berjalan kepadanya dan mengatakan bahwa transfer material tanpa bantuan dari Senkaimon akan berbahaya karena masih ada Shinigami di sana. Mayuri mengatakan bahwa ia akan memberi mereka sepuluh detik untuk mengaktifkan Senkaimon, dan Shinigami berteriak kepada semua orang, "Cepetan! Kita akan mati!!!" Mayuri kemudian menyatakan bahwa berbaik hati ini membuatnya ingin muntah. Kapten Retsu Unohana telah menyembuhkan semua Visored, tapi dia tidak bisa memprediksi jika Hiyori Sarugaki akan menyerah untuk hidup atau tidak. Shinji Hirako kemudian mengatakan bahwa ia berhutang padanya. Unohana tenang mengatakan kepadanya bahwa dia hanya sekedar menyembuhkan sekutunya, Shinji mengatakan bahwa mereka bukan sekutu, tapi Shinji berterima kasih lagi.

Kemudian, Kapten Kuchiki Byakuya dan Kenpachi Zaraki kembali dari pertempuran mereka dengan Yammy Llargo di Hueco Mundo. Anggota divisi mereka menyambut mereka kembali, dan beberapa Shinigami meminta bantuan medis untuk dua kapten. Divisi 11 bertanya bagaimana pertempuran itu saat ini, dan Kenpachi mengatakan bahwa itu terlalu membosankan. Di Hueco Mundo, Yammy tergeletak sekarat dengan kepalanya menabrak bangunan batu. Anjing Hollow sejak waktu yang lama kembali, dan Yammy melihatnya. Dia bertanya, "Kenapa kau kembali, Kau anjing bodoh..." Dengan itu, Yammy Llargo tewas.

Kembali di Soul Society, dimana pertarungan Ichigo berlangsung. Ichigo menatap ke langit, Urahara memanggilnya, dan Ichigo bertanya di mana semua orang. Urahara mengatakan bahwa mereka semua pulang, dan bahwa mereka ingin bicara, tapi sepertinya itu menjadi sulit. Ichigo kemudian bertanya apakah ingatan mereka diganti, dan Urahara menjawab tidak. Ichigo mengatakan itu bagus, dan bahwa ia ingin menjelaskan kepada mereka dengan mulutnya sendiri. Urahara mengumumkan bahwa segel Aizen diangkut ke Seireitei, dimana Pusat 46 memutuskan hukuman Aizen. Ichigo mengatakan oh, dan kemudian melihat ke bawah. Urahara bertanya mengapa ia seperti membuat wajah sedih, dan Ichigo mendongak kaget. Dia mengatakan bahwa dia bertanya-tanya mengapa dirinya. Urahara mengatakan kepadanya bahwa ia menyelamatkan Kota Karakura dengan menyegel Aizen, dan mempertaruhkan nyawanya sendiri, dan bahwa ia tidak seharusnya membuat wajah itu. Ichigo duduk di atas batu dan tidak menjawab. Ichigo kemudian bertanya ke Urahara apa Aizen benar-benar ditolak oleh Hōgyoku. Ayahnya telah mengatakan kepadanya tentang Hōgyoku dan kemampuannya adalah untuk mengambil "hati" di sekitar mereka dan mewujudkan mereka. Tapi kalau itu demikian, maka Aizen mungkin berharap kehilangan kekuatan itu. Dia kemudian mengatakan bahwa ia telah memperoleh jumlah yang tepat kekuatan untuk mengalahkannya, dan akhirnya ia telah menyentuhnya dalam pertempuran. Dalam pedang Aizen hanya ada "kesendirian". Ichigo berpikir bahwa Aizen sedang mencari seseorang dengan sudut pandang yang sama dari dunia seperti dirinya. Aizen terus berharap bahwa ia "hanya seorang Shinigami."

Kemudian, Orihime Inoue, Uryū Ishida, Rukia Kuchiki, Yasutora Sado, dan Letnan Renji Abarai semuanya muncul. Ichigo melihat mereka dengan heran, dan bertanya keadaan mereka. Rukia mencoba menjawab, tapi Orihime menyela, mengatakan bahwa dia tahu itu Ichigo, tapi rambutnya jadi panjang, jadi dia tidak yakin. Ichigo menjawab bahwa dia seperti membuat wajah aneh dan rambutnya hanya berantakan. Lalu, tiba-tiba, Ichigo berlutut dan jatuh. Semua orang menatap kaget, dan kemudian mereka semua berjalan ke depan untuk membantunya, saat Ichigo berteriak kesakitan.

Karakter yang tampil:

Episode adaptasi dari chapter ini:



423. Bleach My Soul

Aizen dijatuhi hukuman oleh Pusat 46, sementara Ichigo akhirnya terbangun dan berupaya dengan kekuatan Shinigami-nya yang telah hilang.

Ringkasan:

C423 Cover.jpg

Sampul Chapter 423. Bleach My Soul

Ketika Pusat 46 mengungkapkan hukuman Aizen selama 18.800 tahun di dalam Muken, tingkat kedelapan dan terendah dari penjara bawah tanah, Aizen mengejek gagasan mereka karena menghakimi dirinya. Aizen diperingatkan untuk tidak terlalu "tinggi dan perkasa" hanya karena dia abadi dan mata dan mulutnya yang terikat. Kalimat Aizen membuat hukumannya meningkat menjadi 20.000 tahun.

Di barak Divisi 1, Kapten-Komandan Genryūsai Shigekuni Yamamoto memarahi Kapten Kenpachi, Byakuya, dan Shunsui karena kehilangan haori kapten mereka dan bertindak seolah-olah itu tidak penting. Byakuya menawarkan untuk mengganti haori "murahan" itu, tapi Yamamoto menjawab bahwa ia tidak khawatir tentang hal itu dan bahwa itu tidak murah. Dia mengatakan kepada mereka bahwa pertempuran ini bukan hanya tentang kemenangan dan menuntut untuk mengetahui apa yang mereka pikirkan tentang haori kapten, tapi marah oleh tanggapan mereka yang menyatakan bahwa itu merupakan beban, murahan dan fashion. Di luar barak, Kapten Jūshirō Ukitake berkomentar pada Kursi ke-3 Sentaro Kotsubaki dan Kiyone Kotetsu bahwa sepuluh hari setelah pertempuran, kekuatan Yamamoto telah pulih meskipun kehilangan lengannya, mencatat bahwa tak ada seorang pun di Soul Society yang bisa menggantikannya.

Di kompleks Divisi 12, anggota Divisi menginformasikan Akon bahwa Rangiku ada untuk mengunjungi Letnan Momo Hinamori, yang sedang menjalani pemulihan organ dalam Divisi. Akon mengatakan kepadanya bahwa Mayuri ada di Hueco Mundo dan pergi untuk menjelaskan situasi itu kepada Rangiku. Namun, dia sudah tidak ada lagi.

Sementara itu, Kapten Tōshirō Hitsugaya berlatih dengan Bankai di sebuah gua. Dia mencatat bahwa pada tingkat ini dia tidak akan pernah bisa melindungi Hinamori dan bahwa ia harus lebih mampu mengendalikan Bankai dan Shikainya. Dalam bayang-bayang di dekatnya, Rangiku berpikir kepada dirinya sendiri bahwa setiap orang pergi. Dia mencatat bahwa Letnan Renji dan Shūhei Hisagi tidak di barak mereka dan kemungkinan besar sedang berlatih. Dia berpikir tentang Gin, mencatat bahwa ia membenci cara bahwa setiap kali dia menghilang, dia tidak meninggalkan apa-apa baginya untuk mengingat dia di belakang. Tapi dia yakin bahwa Gin tahu kalau dia tidak meninggalkan sesuatu di belakangnya yang mungkin tidak akan bisa bergerak, dan menyatakan bahwa ia mencintai bagian dari dirinya.

Dalam Klinik Kurosaki, Ichigo terbangun sebulan setelah pingsan. Rukia menjelaskan apa yang Urahara ceritakan tentang hilangnya kekuatan Shinigami Ichigo, saat Ichigo mengatakan bahwa ia harus menyerah menjadi Shinigami Pengganti. Rukia mengatakan kepadanya bahwa kekuatan yang tersisa juga akan hilang. Rukia terkejut Ichigo dengan mudah menerima itu. Mereka pergi ke luar, dimana Ichigo mencatat bahwa ia tidak bisa merasakan roh apapun dan bahwa kehadiran Rukia memudar. Rukia mengomentari bahwa dia masih akan bisa melihat dia, yang tidak meyakinkan Ichigo, memintanya untuk menyampaikan salam kepada semua orang. Sebagaimana mereka mengucapkan selamat tinggal, Rukia memudar dari pandangan Ichigo.

Karakter yang tampil:

Episode adaptasi dari chapter ini:



Referensi

  1. Bleach 48 (Japanese). Shueisha.
  2. Bleach, Vol. 48. Viz Media.
  3. Chapter ini awalnya muncul sebagai "Farewell Swords" di Weekly Shonen Jump magazine

Navigasi

Chapter yang Belum Dalam Format Volume

Ad blocker interference detected!


Wikia is a free-to-use site that makes money from advertising. We have a modified experience for viewers using ad blockers

Wikia is not accessible if you’ve made further modifications. Remove the custom ad blocker rule(s) and the page will load as expected.

Also on Fandom

Random Wiki