FANDOM


Mengapa, tepatnya, kau pikir kenapa aku bisa menjabat sebagai Kapten Komandan Gotei 13 selama ribuan tahun? Karena selama ribuan tahun itu, tidak ada Shinigami yang terlahir menyaingiku dalam hal kekuatan.
— Genryūsai Shigekuni Yamamoto dalam "THE BURNOUT INFERNO"


Genryūsai Shigekuni Yamamoto
Genryūsai Infobox
Status Karakter
Ras

Roh

Ulang Tahun

21 Januari[1]

Gender

Laki-laki

Tinggi

168 cm[1]

Berat

52 kg[1]

Status Profesional
Afiliasi

Gotei 13, Soul Society

Jabatan Sebelumnya

Kapten-Komandan
Kapten Divisi 1

Divisi

Divisi 1

Rekan Sebelumnya

Chōjirō Sasakibe

Markas Operasi

Seireitei, Soul Society

Status Pribadi
Pendidikan

Akademi Shin'ō

Zanpakutō
Shikai

Ryūjin Jakka

Bankai

Zanka no Tachi

Debut
Anime

Episode 24

Manga

Chapter 81

Pengisi Suara
Jepang

Masaki Tsukada

Genryūsai Shigekuni Yamamoto (山本元柳斎 重國, Yamamoto Genryūsai Shigekuni) adalah mantan kapten Divisi 1 di Gotei 13 dan juga sebagai Kapten-Komandan dari seluruh Gotei 13. Letnannya adalah Chōjirō Sasakibe.

Penampilan

Yamamoto adalah kapten tertua di Gotei 13. Dia berpenampilan seorang pria tua dengan mata merah,[2] jenggot putih yang sangat panjang, dan alis panjang.[2] Ada banyak bekas luka di tubuh dan kepalanya, dua yang paling menonjol sepasang bekas luka panjang yang tegak lurus diatas mata kanannya, yang ditinggalkan oleh pertempuran dengan letnannya.[3] Setelah berkonfrontasi singkat dengan Sōsuke Aizen, Yamamoto kehilangan lengan kirinya.[4] Dia memakai seragam standar Shinigami, tapi ukurannya sangat berlebihan. Dia menyematkan haori-nya di punggung tidak benar-benar memakainya. Meskipun penampilannya tua dan rapuh, ia memiliki tubuh yang sangat berotot yang hanya ia tunjukkan ketika ia menuju pertempuran, sesuatu yang diklaim oleh Shunsui Kyōraku sangat jarang terlihat.

Yamamoto muda

Penampilan Yamamoto saat muda.

Ketika ia muda dulu, Yamamoto memiliki rambut hitam disisi kepalanya, dan botak di atas. Dia memiliki seikat rambut mencuat dibagian belakang kepalanya seperti jambul. Dia memiliki alis dan kumis hitam tebal panjang. Dia memiliki bekas luka besar tunggal di dahinya, yang membuatnya mendapatkan julukan "Eijisai" karena bentuk luka itu. Dia memiliki kerutan yang menonjol di dahinya dan dibawah matanya, serta pipi cekung. Dia mengenakan pakaian hitam khas Shinigami.[5]

Kepribadian

Sebagai Kapten Komandan Gotei 13, Yamamoto sangat dihormati oleh sebagian besar Shinigami, terutama Sajin Komamura, yang memandang Yamamoto sebagai penolong yang menyelamatkan hidupnya. Sebagai perwujudan keyakinannya, Yamamoto mengikuti hukum dan peraturan Soul Society sampai yang tertulis, dan mengharapkan hal yang sama pada orang lain. Dia bukan orang yang mentolerir pembangkangan, dan bertindak pada mereka yang berusaha bertindak sedemikian rupa. Dia cepat marah dalam menghadapi kemungkinan pengkhianatan dan dapat cukup agresif dalam pertarungan. Dia memiliki kebiasaan mengacu orang-orang yang dihadapinya dalam pertarungan sebagai "anak muda",[6] dan ia mengacu pertempuran sebagai "mengalahkan" atau "hukuman". Ketika dalam keadaan tenang, ia membawa dirinya dengan suasana kelemahan, sampai dimana ia tertidur berdiri sambil menunggu kedatangan Shunsui Kyōraku untuk pertemuan. Karena bertahun pengalamannya, Yamamoto sangat jarang menunjukkan tanda-tanda tertekan atau terkejut, biasanya menanggapi sesuatu dengan membuka satu atau kedua matanya, yang sebagian menyipit tertutup untuk waktu yang lama.

Yamamoto sangat loyal kepada Soul Society, dan melakukan tugas-tugasnya dengan sangat serius, mengharapkan hal yang sama dari seluruh Gotei 13. Kesetiaannya begitu besar, dia bersedia untuk mengorbankan dirinya dan Gotei 13 agar bisa mengalahkan Aizen, percaya bahwa itu menjadi tugas mereka untuk menyerahkan nyawa mereka demi Soul Society jika diperlukan.[7] Yamamoto menjadi tampak marah ketika Shunsui, Byakuya Kuchiki, dan Kenpachi Zaraki kehilangan haori mereka dan hanya menunjukkan sedikit penyesalan. Baginya; haori merupakan status mereka sebagai kapten.[4]

Yamamoto menghargai budaya Timur, dan merupakan ahli dalam upacara minum teh Jepang. Dia tidak suka tradisi Barat yang disukai oleh letnannya Chōjirō Sasakibe. Yamamoto mengadakan sesi minum teh setiap bulan di barak Divisi 1 untuk setiap anggota divisinya. Dia mengepang jenggotnya sendiri dan mengatur ujung-ujungnya sebulan sekali, dan suka digosok ke bawah dengan handuk kering saat terkena sinar matahari di balkonnya.[8]

Riwayat

Sekitar 2.100 tahun yang lalu, Yamamoto adalah Pendiri "Genryū" dan Kepala Instruktur "Sekolah Genji".[9] [5] Pada waktu itu, Yamamoto juga mendirikan Gotei 13,[10] ia mencari Yachiru Unohana, kriminal paling kejam di Soul Society dan seorang ahli pedang, untuk bergabung dengan kelompoknya sebagai salah satu kapten pendiri.[11] Yamamoto sendiri adalah guru di akademi ini, dan secara pribadi mengajar Shunsui Kyōraku dan Jūshirō Ukitake. Dia mengakui bahwa dia memang agak bangga dengan keduanya. Ketika mereka menjadi kapten, ia membual tentang mereka seolah-olah seperti anaknya.[12]

Luka baru Yamamoto

Yamamoto mendapat luka baru setelah melawan Bankai Chōjirō Sasakibe.

Waktu Yamamoto menjadi instruktur, Chōjirō Sasakibe secara rutin mengunjunginya, selalu memanggil namanya sebagai "Eijisai-dono", merujuk pada bekas luka besar di dahinya, meskipun tahu itu membuatnya kesal. Dia bersikeras itu keliru kalau menggunakan nama asli Yamamoto. Dalam salah satu kunjungannya, Chōjirō mengatakan kepada Yamamoto ia ingin menjadi tangan kanannya dan menggantikan untuk apa pun yang Yamamoto tidak bisa lakukan. Ketika Yamamoto mengatakan kepadanya untuk menjadi muridnya, ia menolak. Atas desakan Yamamoto, Chōjirō mencoba untuk mengalahkan dia dengan Bankai-nya. Meskipun ia gagal mengalahkannya, dia meninggalkan bekas luka permanen di dahi Yamamoto, melintasi bekas luka sebelumnya. Orang lain mulai merujuk kepadanya dengan nama yang berbeda karena bekas luka yang baru, tapi Chōjirō menolak untuk menggunakan nama baru ini. Akibatnya, Yamamoto memutuskan untuk menyebut dirinya Genryūsai.[13]

Kurang lebih seribu tahun yang lalu, Yamamoto menjadi Kapten Komandan Gotei 13.[14] Pada saat yang sama, ia gagal untuk membunuh Yhwach.[15]

Pada suatu waktu, Yamamoto menemukan Sajin Komamura dan memberinya kesempatan untuk bergabung dengan Gotei 13, meskipun dia bukan dari roh Manusia.[16]

Beberapa waktu tak lama setelah Kenpachi Zaraki bergabung dengan Gotei 13, Yamamoto memaksa dia untuk belajar kendō karena ia tidak pernah belajar pelatihan pedang formal apapun, setelah melewati kualifikasi tersebut yang biasanya diperlukan disebabkan oleh caranya mencapai posisinya.[17] Khawatir akan kehancuran yang disebabkan Kenpachi jika ia nanti memberontak setelah tumbuh lebih kuat, Central 46 mengharuskan Yamamoto menghentikan pelatihan setelah hanya satu hari.[18]

Turn Back the Pendulum arc

Unohana Yamamoto & Ginrei

Yamamoto bersama Kapten Retsu Unohana dan Ginrei Kuchiki, mengikuti Uji Kemampuan Kapten dari Kisuke Urahara.

Sekitar 110 tahun yang lalu, Yamamoto tercatat sebagai kapten tertua dari Gotei 13, diikuti oleh Retsu Unohana, Shunsui, dan Ukitake. Hal itu dinyatakan, karena mereka berempat telah menjadi kapten Gotei 13 setidaknya sudah selama 100 tahun pada saat ini.[19] Mendorong Kisuke Urahara ke barak Divisi 1 sehingga ia bisa memulai upacara promosi, Yamamoto menjelaskan bahwa tujuh hari yang lalu, ada perintah untuk mempromosikan Kapten Divisi 12 Kirio Hikifune, yang akan meninggalkan posisinya kosong. Memberitahukan semua kapten kekosongan itu, ia meminta mereka agar menyerahkan calon-calon untuk pemilihan kapten baru. Dalam waktu singkat, ia mendapat rekomendasi dari Kapten Divisi 2 Yoruichi Shihōin yang mempromosikan Kursi ke-3 dari divisinya, Kisuke Urahara. Hari berikutnya, Yamamoto memanggil Urahara sehingga ia bisa menjalani Uji Kemampuan Kapten, diselenggarakan oleh dirinya sendiri, Kapten Divisi 4 Retsu Unohana dan Kapten Divisi 6 Ginrei Kuchiki, sehingga mereka dapat mengkonfirmasi Urahara memenuhi syarat untuk menjadi kapten. Setelah memuaskan tiga atasannya, tiga kapten senior resmi menunjuk Urahara sebagai kapten baru Divisi 12.[20]

10 tahun kemudian, Yamamoto mengadakan pertemuan darurat kapten Gotei 13, dimana ia memberikan laporan intelijen tentang hilangnya Kapten Divisi 9 Kensei Muguruma dan Letnan Mashiro Kuna, yang sebelumnya telah dikirim untuk menyelidiki hilangnya anggota Divisi 9 lainnya. Saat ia menyatakan ia akan memilih 5 kapten untuk membentuk tim investigasi, Urahara yang sangat terengah-engah dan panik muncul untuk meminta izin untuk pergi dengan tim investigasi, karena ia sebelumnya melihat letnannya, Hiyori Sarugaki, juga ikut menghilang. Menolak untuk memberikan izin, Yamamoto melanjutkan pertemuan, memilih Kapten Divisi 3 Rōjūrō Ōtoribashi, Kapten Divisi 5 Shinji Hirako, dan Kapten Divisi 7 Love Aikawa. Menyuruh mereka untuk menuju ke tempat kejadian, dia memerintahkan Yoruichi untuk bersiaga, sementara kapten yang lain sekarang untuk tetap tinggal dan menjaga Seireitei.[21]

Yamamoto memberi perintah

Yamamoto memberi perintah.

Yamamoto memerintahkan Unohana untuk mempersiapkan tempat pengobatan untuk korban. Ketika Unohana bersikeras dia memilih mengobati yang terluka di lokasi penghilangan, Yamamoto menyatakan ia tidak bisa mengirim penyembuh tanpa mengetahui sejauh mana situasinya. Setelah kedatangan kapten Korps Kidō, Tessai Tsukabishi, dan letnannya Hachigen Ushōda, Yamamoto meminta Tessai jika ia mendengar berita tentang hal ini, ia mengatakan bahwa dia ingin mereka berdua menuju ke tempat kejadian juga. Menyela, Shunsui bertanya apakah itu ide yang baik untuk mengirim kedua kapten dan letnan dari Korps Kidō ketika mereka tidak tahu apa yang sedang terjadi. Ketika Yamamoto bertanya apa yang akan dia sarankan, Shunsui mengatakan kepadanya mereka harus mengirim letnannya, Lisa Yadōmaru. Dengan terbentuknya skuad, Yamamoto mengutus mereka untuk menyelidiki kasus ini.[22]

Setelah Isshin Shiba melawan White, ia melaporkan kembali ke Yamamoto. Menunjukkan tindakan itu ia lakukan tanpa izin, Yamamoto menyatakan tindakan cepatnya membuat sedikit korban dan kerusakan, dan karena itu ia tidak akan menghukum Isshin. Ketika Isshin berbalik untuk pergi, Yamamoto mencurigai Isshin menyembunyikan beberapa informasi, bertanya apakah ada sesuatu yang lain yang perlu disebutkan, tapi Isshin membantah.[23]

Zanpakutō Unknown Tales arc (hanya anime)

Catatan: Peristiwa yang terjadi di arc ini hanya ada di anime dan tidak termasuk cerita canon.

Beberapa abad yang lalu, selama pemberontakan yang menyebabkan perang sipil di Soul Society, Yamamoto memuji tindakan Kōga Kuchiki, kemudian memberinya kepemimpinan pasukan kontingen khusus.[24] Ketika Kōga menjadi jahat, Yamamoto membantu Ginrei menyegel Kōga dengan mantra Kidō khusus.[25]


Plot

Soul Society arc

24Gotei 13

Yamamoto mengadakan rapat kapten Gotei 13.

Yamamoto hadir dalam pertemuan antara kapten atas kegagalan rekan sesama Kapten Gin Ichimaru untuk membunuh Ichigo Kurosaki. Setelah tiba, Gin masuk ke sebuah percek-cokan dengan Kapten Divisi 11 Kenpachi Zaraki dan Kapten Divisi 12 Mayuri Kurotsuchi. Mengatakan kepada mereka untuk mundur, Yamamoto bertanya pada Gin jika dia sudah diberitahu mengapa ia dipanggil, merinci bagaimana Gin bertindak tanpa izin dan gagal menangkap atau membunuh target, dimana ia merasa hal itu tidak biasa untuk seorang kapten, dan meminta penjelasan.[26]

Menyatakan ia tidak ada yang bisa dikatakan, yang membingungkan Yamamoto, Gin mengatakan ia tidak memiliki alasan kalau dia melakukan kesalahan, dan tidak akan mencoba untuk membenarkan kecerobohannya. Saat Yamamoto memutuskan Gin harus dihukum, peringatan penyusup berbunyi.[27] Tak lama setelah Kenpachi pergi begitu saja, Yamamoto memberhentikan pertemuan tersebut, menyatakan bahwa hukuman Gin akan ditangani kemudian, dan memerintahkan para kapten untuk kembali ke pos pertahanan mereka.[28] Kemudian, menyusul kekalahan Renji, Yamamoto membatalkan hukuman Gin dan memberikan wewenang pada semua Shinigami hingga tingkat kapten untuk membawa Zanpakutō mereka dan menggunakan Bankai jika perlu.[29]

Yamamoto dan Chojiro di tempat eksekusi Rukia

Yamamoto bersama letnanya saat eksekusi Rukia Kuchiki.

Pada saat eksekusi Rukia Kuchiki, Yamamoto bertanya padanya apakah dia punya kata-kata terakhir.[30] Ketika Rukia meminta agar Ichigo dan teman-temannya diizinkan untuk kembali ke Dunia Manusia tanpa terluka, Yamamoto mengabulkan permintaannya, meskipun sebenarnya, ia tidak berniat membiarkan mereka hidup.[31] Setelah pengaktifan Sōkyoku, Yamamoto menjelaskan Phoenix yang muncul dari itu, disebut Kikōō, adalah bentuk sebenarnya dari tombak Sōkyoku dan algojo dari hukuman agung, dan setelah menembus melalui tubuh terhukum, hukuman agung berakhir.[32]

Yamamoto melihat saat Ichigo Kurosaki, muncul menyelamatkan Rukia dengan membelokkan Kikōō.[33] Dia mengutus letnannya, Chōjirō Sasakibe, untuk menghentikan Ichigo sementara ia menghadapi Shunsui Kyōraku dan Jūshirō Ukitake setelah mereka menghancurkan Sōkyoku. Memerintahkan mereka untuk tidak bergerak, Yamamoto menyatakan jika orang yang membawa kabur Rukia adalah seorang letnan pengganti dan merupakan masalah yang dapat dengan mudah ditangani, ia tidak bisa memaafkan mereka atas apa yang telah mereka lakukan. Saat ia menyatakan tingkat kejahatan yang mereka lakukan sebagai Shinigami tingkat kapten, mereka melarikan diri ke sisi tebing.[34][35] Setelah mereka berpindah ke jarak yang cukup jauh, mereka berhenti, tapi Yamamoto, sudah ada menunggu mereka, menyatakan kalau ia tidak sering harus mengejar anak-anak.[36] Ketika Yamamoto mengerahkan Reiatsunya, Nanao Ise pingsan, memaksa Shunsui untuk membawanya menjauh dari pertempuran.

Shunsui & Ukitake vs. Yamamoto

Shunsui dan Ukitake hendak bertarung melawan Yamamoto.

Setelah Shunsui kembali, ia menceritakan riwayat Shunsui dan Ukitake, karena mereka seperti anak-anak baginya dan betapa kuatnya mereka. Dia mengatakan kepada mereka sudah terlambat untuk berkata-kata, dan agar mengambil pedang mereka.[37] Menghindari serangannya, Shunsui dan Ukitake menarik Zanpakutō mereka. Ketika Yamamoto bertanya apakah mereka berniat untuk melawan dia tanpa melepaskan Zanpakutō, Shunsui bertanya apakah ada cara lain selain melawan. Membuatnya bungkam, Yamamoto menyatakan ia telah mengajari mereka tidak ada belas kasihan bagi mereka yang menghalangi keadilan. Ketika Shunsui menyatakan Yamamoto juga pernah mengatakan untuk meneruskan rasa keadilam dari diri sendiri, Ukitake menyatakan mereka harus melindungi keadilan itu dengan segala yang mereka miliki. Yamamoto menolak gagasan keadilan individu, karena itu tidak bisa mengatasi keadilan global. Lelah berbicara, Yamamoto menghilangkan haori dan atasannya, memberitahu mereka agar mempersiapkan diri untuk bertempur, dan melepaskan Shikai-nya.[38]

Siap untuk bertarung, Yamamoto bertanya kepada mereka apa yang mereka tunggu, memberitahu bahwa mereka harus melepaskan Zanpakutō kecuali mereka berencana untuk terbakar menjadi abu tanpa perlawanan. Saat Shunsui dan Ukitake melepaskan Zanpakutō mereka, Yamamoto mencatat bahwa mereka adalah satu-satunya yang memiliki Zanpakutō ganda di Soul Society. Menyerang satu sama lain, mereka menciptakan ledakan besar Reiryoku.[39] Setelah beberapa saat, pertempuran terpaksa berhenti dengan pengumuman dari Isane Kotetsu tentang maksud sebenarnya dari Sōsuke Aizen, yang bertanggung jawab untuk semua kekacauan di Soul Society.[40]

Ketika rencana Aizen terungkap, sebagian besar kapten yang tersisa, mendekati posisinya, semua mengelilinginya. Ketika Menos Grande datang untuk Aizen, Gin, dan Kaname Tōsen untuk menyelamatkannya, Yamamoto memperingatkan Shinigami lainnya tentang teknik Negación Menos Grande yang dilakukan untuk menyelamatkan sesama Hollow.[41]

Bount arc (Hanya anime)

Catatan: Kejadian yang terjadi di arc ini hanya ada di anime dan tidak termasuk cerita canon.

Arrancar arc

Yamamoto berbicara ke Hitsugaya dan Rangiku

Yamamoto berbicara kepada Tōshirō Hitsugaya, Rangiku Matsumoto, dan Orihime Inoue.

Yamamoto memanggil semua kapten untuk keadaan darurat.[42] Kemudian, Yamamoto melakukan percakapan video singkat dengan Tōshirō Hitsugaya atas invasi Arrancar ke Kota Karakura, dan mengizinkan Momo Hinamori untuk berbicara dengan Hitsugaya. Setelah percakapan mulai berkisar tentang Aizen dan bagaimana Momo masih percaya bahwa dia tidak bersalah, Yamamoto memotong percakapan singkat mereka dengan menjatuhkan Momo agar tidak sadar menggunakan Kidō, menyatakan masih terlalu dini untuk membiarkan dia berbicara.[43]

Setelah Orihime Inoue diculik, Yamamoto memerintahkan pasukan Hitsugaya untuk mundur ke Soul Society dalam persiapan untuk perang melawan Aizen, dia dengan tegas menolak gagasan Ichigo dan yang lain yang akan menyelamatkannya, melihat itu sebagai misi bunuh diri dan percaya bahwa Orihime dengan sukarela mengkhianati mereka.[44]

Hueco Mundo arc

Yamamoto, bersama dengan Byakuya dan Ukitake, diberitahu bahwa Rukia dan Renji Abarai telah menghilang, dan Divisi 2 telah mencari mereka semua di seluruh Seireitei.[45]

Setelah Coyote Starrk menangkap kembali Orihime dan membawanya kembali ke Aizen,[46][47] dijelaskan Yamamoto memerintahkan pembentukan pengganti Kota Karakura sehingga para kapten bisa bertarung dengan kekuatan penuh tanpa merusak kota. Kemudian, ia bersama beberapa kapten dan letnan lainnya, menunggu saat Aizen dan pasukannya tiba di Kota Karakura palsu.[48]

The New Captain Shūsuke Amagai arc (Hanya anime)

Catatan: Kejadian yang terjadi di arc ini hanya ada di anime dan tidak termasuk cerita canon.

Fake Karakura Town arc

Yamamoto menggunakan Jōkaku Enjo untuk menjebak Aizen, Gin, dan Tōsen sehingga dapat berkonsentrasi pada Espada dan Fracción mereka.[49]

Yamamoto vs. Ayon

Yamamoto menghadapi Ayon.

Hal ini dijelaskan Yamamoto telah mendirikan empat pilar di sekitar kota palsu yang jika hancur, akan memancing keluar Kota Karakura yang asli dari Soul Society. Menyadari hal ini, Baraggan Louisenbairn mengirimkan Fracción untuk menghancurkan pilar.[50] Rencana ini dihentikan oleh empat tentara Yamamoto, Izuru Kira, Yumichika Ayasegawa, Ikkaku Madarame, dan Shuhei Hisagi yang telah ditempatkan di masing-masing pilar untuk melindungi mereka. Setelah pilar berhasil dipertahankan dan empat Fracción Baraggan telah terbunuh, Espada dan sisa Fracción mereka berpasangan melawan Shinigami dan memulai pertempuran. Yamamoto menyatakan pertarungan yang nyata telah mulai.[51]

Yamamoto menyerang Tres Bestias

Yamamoto membakar Tres Bestias.

Ketika beberapa letnan menderita luka parah akibat melawan "peliharaan" Fracción Tier Harribel, Ayon, Yamamoto turun tangan, menciptakan sebuah lubang besar di sisi kiri dada Ayon.[52] Ketika Ayon marah dan membengkak menjadi raksasa, Yamamoto memotong dia jadi dua dengan Nadegiri, dan ketika setengah Ayon hendak bangkit, ia menghanguskannya dengan Shikai. Setelah membunuh Ayon, Yamamoto mengatakan pada Izuru untuk tidak mengendurkan penghalangnya.[53] Ketika Emilou Apacci, Franceska Mila Rose, dan Cyan Sung-Sun meluncurkan serangan putus asa dari belakang, meskipun mereka masing-masing hanya dengan satu tangan, Yamamoto membakar mereka dengan mengayunkan Shikainya, karena dedikasi mereka mau melawan, "memanggang" mereka bertiga dan dengan fatal melukai ketiganya sekaligus.[54] Kemudian, ia melihat Harribel telah menetapkan pandangan pada dirinya untuk membalaskan dendam bawahannya yang kalah, tapi sebelum mereka terlibat satu sama lain, Hitsugaya ikut campur tangan.[55]

Bersamaan dengan beberapa kapten dan letnan yang tersisa, Yamamoto menyadari makhluk Hollow besar dan Wonderweiss Margela muncul bergabung dalam pertempuran. Ketika Shunsui dan Ukitake diserang oleh Starrk dan Wonderweiss, ia berteriak kepada mereka karena mereka jatuh ke kota di bawahnya.[56]

Hirako menemui Yamamoto

Shinji Hirako membicarakan situasi dengan Yamamoto.

Yamamoto nampak agak terkejut melihat kedatangan Visored, setelah tidak melihat mereka selama 100 tahun.[57] Ketika Shinji Hirako mendekati Yamamoto untuk menyapanya, Yamamoto bertanya apakah dia datang untuk membalas dendam. Shinji memberitahu dia jika hal itu untuk melawan Aizen, memang iya, tetapi untuk Gotei 13, dia tidak mungkin peduli. Dia menyatakan jika ia marah pada Gotei 13, pasti akan membuat penghalang di sekitar Kota Karakura Palsu sehingga sulit untuk dilewati. Ketika Shinji menyatakan jika ia tidak menemukan Letnan Chōjirō diluar penghalang, mereka pasti masih berada di luarnya, Chōjirō meminta maaf kepada Yamamoto yang memungkinkan mereka masuk, mengatakan ia pikir itu diperlukan mengingat keadaan, tapi sebelum ia selesai, Yamamoto memaafkan tindakannya, bertanya pada Shinji jika ia benar untuk menganggap mereka sekutu. Mengatakan kepadanya jelas mereka tidak, Shinji menyatakan Visored tidak disisi Gotei 13, tapi mereka bertarung melawan Aizen, dan mereka adalah sekutu Ichigo. Yamamoto merenung pada dirinya sendiri tentang pernyataan Visored menjadi sekutu Ichigo.[58]

Yamamoto menangkap Aizen

Yamamoto menangkap Aizen.

Setelah petarung terakhir dikalahkan oleh Aizen, Yamamoto segera bertindak dengan menarik perhatian Aizen dengan pilar api besar. Aizen menyatakan meskipun ia akhirnya menunjukkan dirinya, ia terlambat, karena sekarang, dia adalah satu-satunya yang tersisa untuk dihitung sebagai pejuang. Aizen menyatakan jika ia gagal, Gotei 13 akan hancur, dan menyatakan Yamamoto telah kehilangan kesempatan. Ketika Yamamoto bertanya pada Aizen jika ia benar-benar berpikir dia bisa mengalahkannya dengan kekuatan sebesar ini, Aizen menyatakan ia tidak harus mengalahkannya, karena ia sudah melakukannya. Sebelum Yamamoto yang marah bereaksi, Aizen muncul di belakangnya. Ketika Yamamoto berbalik untuk menghadapinya, Aizen menusuk perutnya dengan Zanpakutō. Meraih lengan Aizen, Yamamoto menariknya lebih dekat, menyatakan ia telah menangkapnya. Ketika Aizen mencoba mengelabui dia dengan mempertanyakan apakah dia telah menangkap Aizen yang asli, Yamamoto menyebutnya menggertak, menyatakan jika ia hanya mengandalkan mata atau kulitnya, mungkin memang benar, tapi ia justru hanya perlu merasakan Reiatsu dari Zanpakutō Aizen, yang tertusuk ke perutnya. Mengungkapkan ia telah meletakkan perangkap untuk Aizen, Yamamoto memulai tekniknya Ennetsu Jigoku, merinci bagaimana seluruh pertempuran sampai titik ini adalah untuk menjebak dia dalam teknik ini. Mengungkap bahwa ia akan menggunakan bawahannya untuk mengatur jebakan tersebut, Aizen menyatakan kekaguman karena kelicikannya. Menyatakan ia berencana untuk mati dengan Aizen dalam api, ia memberitahu Ichigo untuk mundur, karena dia bukan bagian dari Gotei 13 dan dia tidak harus menanggung nasib mereka. Ketika Aizen bertanya apakah dia benar-benar akan mengambil risiko membunuh pejuang lain untuk mencoba dan menghancurkannya, Yamamoto menyatakan mereka semua siap mati untuk menghancurkan kejahatan, yang merupakan semangat sejati dari Gotei 13. Wonderweiss yang melepaskan kekuatannya muncul di belakang Yamamoto, merasakan kehadirannya, ia menyerang, tapi malah pedangnya tertangkap oleh Wonderweiss, yang melempar Yamamoto dan mengirimnya menabrak kota di bawahnya. Ketika Yamamoto mengekspresikan kebingungan bagaimana api Ryūjin Jakka menghilang tanpa peringatan, Aizen menjelaskan dia tahu betul Ryūjin Jakka adalah Zanpakutō terkuat, dan dalam pertempuran satu lawan satu, kekuatan Yamamoto jauh melampaui dirinya. Dia mengungkapkan Wonderweiss adalah satu-satunya Arrancar modifikasi yang ada, dan Resurrección-nya, Extinguir, dibuat semata-mata untuk tujuan menghentikan Ryūjin Jakka.[59]

Yamamoto memakai Hakuda

Yamamoto memutuskan menggunakan tangan kosong untuk melawan Wonderweiss.

Ketika Yamamoto masih mempertanyakan apa yang terjadi, Aizen menyatakan sebagai ganti kekuatan untuk menyegel api Ryūjin Jakka, Wonderweiss melepaskan kemampuan bicara, pengetahuan, memori, dan alasan. Saat ia mengucap perpisahan kepadanya, Wonderweiss bergerak untuk menyerang Yamamoto, tapi ia mendaratkan pukulan menghancurkan yang menciptakan lubang besar di dada Wonderweiss, melempar Arrancar itu ke beberapa blok kota sebelum menabrak gedung. Bertanya pada Aizen jika ia benar-benar berpikir mampu untuk mengalahkannya dengan menyegel Zanpakutōnya, ia mengatakan Aizen itu naif, apakah dia pernah berhenti berpikir bagaimana ia menjabat sebagai Kapten-Komandan Gotei 13 selama 1.000 tahun. Menyatakan kalau belum ada Shinigami yang lebih kuat dari dia yang lahir dalam seribu tahun terakhir, ia menggunakan Shunpo, muncul di depan Aizen. Saat ia bergerak untuk memukul wajahnya, pukulan tersebut dicegat oleh Wonderweiss, yang mengambil dampak sebaliknya. Yamamoto mengatakan pada Arrancaritu ia tidak berencana memberikan kesempatan apapun, dan ia memiliki beberapa tambahan yang luar biasa. Menyatakan jika dia tidak bisa mematahkan satu tulang, ia akan menimbulkan taktik yang membawa lebih banyak rasa sakit, lalu ia melepas atasannya.

Wonderweiss vs. Yamamoto

Wonderweiss menangkap Yamamoto sesaat.

Ketika Wonderweiss bergerak untuk menyerang, Yamamoto menghindar, menanyakan Wonderweiss jika ia tidak mampu untuk beradaptasi dan belajar, atau apakah semua yang ia mampu adalah regenerasi. Ketika lengannya membentang sendiri keluar dari bagian belakang bahu Wonderweiss, mencoba untuk menyerang dia, Yamamoto meraih itu, mematahkannya. Ketika Wonderweiss berteriak, tangan yang lain muncul dari bahunya, menyerang Yamamoto dengan serbuan pukulan. Saat ia meraih lengan Yamamoto, bagian atas bahunya meledak, memperlihatkan banyak tangannya, yang memukul Yamamoto dengan magnitudo yang lebih besar dari pukulan. Saat ia berhenti, Yamamoto yang tidak terpengaruh, bertanya apakah ia sudah selesai, lalu merobek lengan Wonderweiss. Mengatakan kepadanya jika ini semua yang bisa dilakukannya, ia senang Arrancar itu tidak lagi dalam bentuk anak, karena ia tidak akan menahan diri dan akan meledakkannya sampai mati, Yamamoto menggunakan Sōkotsu.[60]

Yamamoto melibas Wonderweiss

Yamamoto meluluh lantakkan Wonderweiss.

Ketika pukulan itu benar-benar menghancurkan Wonderweiss, Arrancar itu berteriak dan hancur. Saat Yamamoto menyesalkan keberadaan Wonderweiss yang menyedihkan dan tidak manusiawi, Aizen mempertanyakan kata-katanya, menyatakan kodrat menjadi Hollow berarti mereka, sebagai makhluk tidak ada gunanya dan hanya ada untuk melahap jiwa, dan dia memberi mereka tujuan. Ketika ia mengatakan Yamamoto satu-satunya yang tidak manusiawi, karena ia malah menghancurkan jiwa dengan tujuan, Yamamoto menyatakan ia tidak berniat masuk ke argumen sia-sia dengan orang-orang seperti dia, karena itu semua akan segera berakhir. Mengatakan bahwa ia membuat mudah kata-katanya, Aizen menyatakan ia seharusnya mengingat kata-kata sebelumnya: Resurrección Wonderweiss, Extinguir, diciptakan untuk tujuan tunggal yaitu penyegelan Ryūjin Jakka. Menyatakan pedangnya yang tersegel membuatnya mustahil untuk membuat api baru, Aizen bertanya apa yang terjadi pada api yang sudah diproduksi, karena api Yamamoto sudah aktif sebelum Wonderweiss muncul. Saat ia bertanya kepadanya di mana api itu disegel, Yamamoto menyadari api itu disegel di dalam tubuh Wonderweiss, dan karena dia sudah mati, mereka akan meledak. Ketika Yamamoto melompat pada tubuh Wonderweiss, lalu meletus di area yang luas, menghancurkan bangunan di sekitarnya. Aizen mendekatinya saat api mereda dan memperlihatkan Yamamoto, yang telah terluka oleh ledakan. Aizen menyatakan ia benar-benar layak bergelar Kapten-Komandan, setelah mengurangi kerusakan sebuah ledakan besar seperti itu, dan bila ia tidak menekan ledakan dengan tubuhnya, api akan menguapkan penghalang di sekitar Kota Karakura Palsu, dan daerah yang lebih besar dari ukuran kota akan berubah menjadi abu. Berterima kasih kepada Yamamoto karena melindungi dunianya, dia bergerak mendekatinya, mengeluarkan Zanpakutō-nya, mengatakan bahwa ia tidak harus berpikir dia akan mengatakan dia tidak akan membunuhnya, karena Yamamoto merupakan sejarah Soul Society, jadi setidaknya, ia harus menghabisinya dengan pedangnya sendiri. Meraih Aizen di pergelangan kaki, dia menyuruhnya untuk tidak membuatnya mengatakannya lagi, menyebut Aizen naif.[61] Yamamoto mengambil keuntungan dari kerusakan yang ditimbulkan oleh ledakan Wonderweiss menggunakan tubuhnya yang hangus sebagai katalis untuk mantra pengorbanan, Hadō #96. Ittō Kasō, lengannya retak saat ia mengaktifkan itu, dan terluka fatal.[62]

Sepuluh hari setelah kekalahan Aizen dan penangkapannya, Yamamoto kembali ke Soul Society, di mana luka-lukanya disembuhkan, kecuali lengan kirinya yang hilang. Dia sangat marah mengetahui bahwa tidak hanya Kapten Shunsui, Byakuya, dan Kenpachi kehilangan haori kapten masing-masing, tetapi bahwa mereka sangat tidak peduli tentang hal itu. Dia melanjutkan memarahi ketiganya karena kurangnya kepedulian terhadap simbol kedudukan mereka.[63]


Zanpakutō Unknown Tales arc (Hanya anime)

Catatan: Kejadian yang terjadi di arc ini hanya ada di anime dan tidak termasuk cerita canon.

Gotei 13 Invading Army Arc (Hanya anime)

Catatan: Kejadian yang terjadi di arc ini hanya ada di anime dan tidak termasuk cerita canon.

The Lost Substitute Shinigami arc

Selama pertemuan dengan para kapten di barak Divisi 1, Urahara meminta bantuan untuk memulihkan kekuatan Ichigo. Yamamoto memberitahu Urahara untuk memberinya pedang khusus yang akan ia gunakan untuk tujuan tersebut, mendorong Unohana menanyakan apakah ia berniat untuk membantu. Dia menyatakan bahwa mereka diselamatkan oleh Ichigo, dan sekarang giliran mereka untuk menyelamatkannya, tidak peduli apakah tindakan tersebut akan melanggar adat, karena itu akan memalukan jika mereka tidak membantu seseorang yang mereka berhutang begitu banyak. Dia memerintahkan semua kapten dan letnan untuk menempatkan Reiatsu mereka ke dalam pedang.[64]

Yamamoto memerintahkan Renji untuk membawa kembali tubuh Kūgo Ginjō ketika dia sudah mati. Kemudian, ada utusan yang melaporkan pada Yamamoto bahwa Ichigo telah tiba di Soul Society. Ketika Ichigo tiba di Divisi 1, ia bertemu dengan Yamamoto dan sebagian besar kapten lain. Yamamoto mulai mengatakan Ichigo telah berjuang dalam pertempuran yang sulit, tapi Ichigo menyatakan ia datang untuk mengambil kembali tubuh Kūgo sehingga dia bisa menguburnya. Setelah Ichigo menjelaskan alasannya kepada Shinji, Yamamoto menyatakan ia percaya Ichigo pasti sudah berpikir hati-hati tentang hal itu sebelum membuat permintaannya.[65] Dia akhirnya menyetujui permintaannya, dan Ichigo memberitahu dia untuk menginformasikan kepada Shinigami lain tentang izin Shinigami Pengganti, karena ia akan melanjutkan posisi sebelumnya.[66]

The Thousand-Year Blood War arc

Deklarasi Perang Wandenreich

Yamamoto menghadapi orang asing yang menyatakan perang.

Di ruang kerjanya, Yamamoto menerima laporan tentang penyelidikan yang dilakukan oleh Divisi 11 dan Divisi 9 mengenai orang hilang di Rukongai. Ketika utusannya mulai melaporkan tentang Divisi 10, dia memukul tongkatnya sebelum ia bisa menyelesaikan kalimatnya. Yamamoto ternyata menemukan pelakunya adalah tujuh orang bertopeng. Ketika ia menuntut mengetahui siapa mereka, salah seorang menyapanya, mengungkapkan mereka disana untuk menyatakan perang terhadap Gotei 13.[67] Ketika salah satu orang asing itu bertanya tingkat keamanan di ruangan Yamamoto, Yamamoto mengatakan kepadanya bahwa ia sendirilah keamanan terbaik yang ada. Ketika letnan Chōjirō didorong sampai ruangan dengan panah besar menembus tubuhnya, orang asing itu, mengatakan kepadanya untuk memuji letnannya yang menunjukkan apa takdir yang akan segera terjadi, menyatakan setelah bertempur dan mengorbankan segalanya, Soul Society akan hancur dalam lima hari oleh "Wandenreich".[68]

Yamamoto berkabung

Yamamoto berkabung di pemakaman Chōjirō.

Membebaskan Chōjirō, Yamamoto melihat ke arah pria bertopeng. Salah satu pria bertopeng menyatakan ia dapat memberitahu Yamamoto jika ingin bertanya siapa mereka, tapi mereka tidak akan pernah menjawab, meskipun mudah untuk mencari tahu siapa mereka sebenarnya. Saat mereka, mengucapkan selamat tinggal kepada Yamamoto, pergi dengan menggunakan bayangan, Yamamoto mencoba membuat mereka tidak kabur, melepaskan Ryūjin Jakka dan membakar area yang luas sebelum menyadari orang-orang itu sudah pergi. Ia melihat Reiatsu mereka telah menghilang dari Seireitei, yang berarti mereka tidak terpengaruh oleh Shakonmaku. Terbangun, Chōjirō sambil mengatakan pada Yamamoto sesuatu tentang pria bertopeng dan Bankai[69] sebelum meninggal.[70] Kemudian, Yamamoto dengan khidmat menyaksikan kremasi Chōjirō, memberi perintah untuk menyalakan api.[71]

Yamamoto menyatakan perang

Yamamoto memerintahkan Gotei 13 untuk mempersiapkan perang.

Pada pertemuan kapten, Yamamoto mendengarkan laporan Akon tentang pemberontak yang telah menyatakan perang terhadap Soul Society. Mayuri mengatakan kepada mereka para musuh adalah Quincy, tapi dia tidak tahu bagaimana mereka mampu menyusup ke Seireitei. Memutuskan mereka telah cukup mendengar penjelasan, Yamamoto menyatakan ia hanya ingin tahu di mana markas mereka. Ketika Mayuri menyatakan tidak tahu, Yamamoto, menyesalkan bagaimana mereka tidak bisa menyerang mereka, meminta semua kapten yang hadir bersiap untuk perang sehingga mereka tidak akan tidak siap menghadapi serangan waktu berikutnya.[72] Kemudian, Mayuri menegaskan ia memerintahkan Divisinya untuk membunuh 28.000 warga Rukongai untuk memperbaiki keseimbangan jiwa. Ketika Yamamoto bertanya mengapa dia tidak meminta izin dahulu, menyatakan mengingat keseriusan situasi, ia akan memperoleh itu, Mayuri menyatakan ia akan terpaksa bertanggung jawab jika hal-hal memburuk. Ketika Yamamoto menyatakan situasi tidak akan begitu buruk jika I.P.P.S melaporkan masalah lebih awal, Mayuri mengingatkan Yamamoto bagaimana ia menolak peringatan Mayuri ketika Uryū Ishida memasuki Soul Society, menyatakan Yamamoto bertanggung jawab atas peristiwa saat ini karena ia gagal membunuh "pria itu" seribu tahun yang lalu.[73]

Yamamoto membunuh driscoll

Driscoll Berci terbakar habis oleh Shikai Yamamoto.

Kemudian, Sternritter dan Pemimpin Wandenreich menyerang Soul Society. Melihat dari ruang kerjanya, Yamamoto memberitahu Genshirō Okikiba untuk tinggal dan melindungi barak, lalu ia pergi.[74] Kemudian, ia tiba tepat waktu untuk menangkis serangan dari Sternritter Driscoll Berci, yang menjadi gembira oleh kehadirannya, mengungkapkan dia memiliki Bankai Chōjirō yang telah ia curi, mengancam akan membunuh Yamamoto dengan itu.[75] Dihantam dengan Bankai tersebut, Yamamoto, mengatakan bahwa hal itu lebih lemah daripada ketika letnannya menggunakannya, membakar Sternritter tersebut dengan Shikai-nya.[76] Memberitahu Shūhei Hisagi ia akan membunuh semua anggota Wandenreich, Yamamoto berangkat untuk bertempur di garis depan. Menghadapi Yhwach, ia menyatakan datang untuk memusnahkan dia.[77]

Yamamoto diserang dari atas oleh anggota Sternritter Äs Nödt, NaNaNa Najahkoop, dan Bazz-B, yang yakin dia bodoh karena mendekati pemimpin mereka sendiri. Saat Yamamoto membakar mereka semua dengan Ryūjin Jakka, Yhwach menyebut mereka bodoh, karena itu kesalahan mereka sendiri untuk ikut campur dalam pertempuran. Ketika Yamamoto memberikan pandangan kecewa, Yhwach bertanya apa yang ada di pikirannya, mendorong Yamamoto untuk menyerang. Saat Yhwach menahan itu, meskipun masih mempertahankan cedera lengannya, Yamamoto mengatakan kepadanya bahwa ia tidak berubah, dan cara yang jahat dimana ia memandang rendah bawahannya sendiri akan berakhir disini hari ini. Ketika Yhwach menyatakan Yamamoto yang sudah tua, tapi cara membuat kemarahannya untuk mendapatkan yang terbaik darinya mengingatkannya ketika ia masih muda, Yamamoto menyuruhnya untuk diam, lalu menyerang. Ketika Yhwach mengelak, membangkitkan pedang Reishi-nya, Yamamoto mengetahui senjata itu. Saat Yhwach menyatakan ia bertindak seolah-olah dia sedang menunggunya untuk menarik pedang, Yamamoto mengakui ia sedang menunggu untuk itu sehingga ia mungkin akan menghancurkan Yhwach sepenuhnya, mengaktifkan Bankai, Zanka no Tachi.[78]

Zanjutsu Gokui

Yamamoto mengaktifkan Zanka no Tachi, Nishi: Zanjitsu Gokui.

Selagi Haschwalth mempertanyakan penampilan apa yang ternyata Bankai Yamamoto, Yhwach, mengatakan bahwa ia tidak boleh meremehkan pedang itu, detail kekuatannya - itu adalah pedang dengan api yang luar biasa.[79] Membenarkan penjelasan Quincy itu, Yamamoto menyatakan Yhwach telah melihat Bankai ini, sekitar 1.000 tahun yang lalu, dan bertanya apakah ia berpikir menghadapinya lagi akan sama seperti yang dulu. Yamamoto mengatakan pada Yhwach ia dapat mencoba bilah Zanka no Tachi pada tubuhnya dan menentukan sendiri apakah itu sama dengan 1.000 tahun yang lalu atau tidak.[80] Saat Yamamoto menyerang, Yhwach mengelak, mencatat titik pisau adalah bahaya yang sebenarnya setelah melihat sepotong pecahan yang disentuhnya menciptakan retakan di tanah. Mengaktifkan Zanka no Tachi, Higashi: Kyokujitsujin, seraya menjelaskan kemampuannya, menyatakan bahkan Blut Vene Quincy tidak dapat mencegahnya. Memperhatikan teknik ini membosankan, Yhwach menyatakan ia hanya harus memotongnya tanpa menyentuh pedangnya, bergerak menyerang Shinigami itu. Ketika ia menyadari pedangnya sendiri telah dibakar, banyak mengejutkannya, Yamamoto mengatakan kepadanya bahwa ia terlalu percaya diri, dan ia harus mendengarkan ketika orang berbicara. Mengaktifkan Zanka no Tachi, Nishi: Zanjitsu Gokui, ia menyatakan dia tidak bisa disentuh saat ia menggunakan Bankai, mengejutkan Yhwach.[81]

Zanka no Tachi Minami

Yamamoto mengaktifkan Zanka no Tachi, Minami: Kaka Jūmanokushi Daisōjin.

Mempertanyakan mengapa Yhwach hanya berdiri saja, Yamamoto memaksa dia untuk lari jika tidak ada yang lain. Ketika Yhwach menembakkan Heilig Pfeil, Yamamoto menghancurkannya, menyatakan dapat dimengerti bahwa, karena pedangnya rusak, panah adalah yang ia miliki sekarang. Saat ia bergerak untuk menyerang, Yhwach mengaktifkan Kirchenlied: Sankt Zwinger. Yamamoto yang tidak gentar mengaktifkan Zanka no Taichi, Minami: Kaka Jūmanokushi Daisōjin, yang memanggil keluar tentara mayat hidup.[82]

Bach menyerang Yamamoto

Yhwach mencoba menyerang Yamamoto.

Terkejut dengan kemampuan itu, Yhwach bertanya apa yang terjadi. Ketika Yamamoto menjelaskan kemampuannya, Yhwach menertawakan hal itu, menemui pemimpin Gotei 13 yang bisa memanggil orang mati itu lucu, dan menyatakan Yamamoto sangat memalukan karena berpikir serangan itu bisa menghentikannya. Saat ia bergerak menyerang, terhalang oleh dinding tengkorak, Yamamoto memberitahu dia untuk berhenti berbicara dan melihat lebih dekat. Melihat lebih dekat pada barisan kerangka mayat hidup itu, Yhwach terkejut melihat wajah mantan bawahannya. Ketika Yamamoto mulai pergi, Yhwach bertanya ke mana ia pergi.

Tenchi Kaijin

Yamamoto menggunakan Zanka no Tachi, Kita: Tenchi Kaijin.

Yamamoto menyatakan ia mengambil jarak, dan jika dia ingin membunuhnya, dia harus membunuh mantan bawahannya dahulu dan melakukannya. Bertanya pada Yhwach apakah ia menyesal tidak mengambil Bankai-nya dari awal, Yamamoto, menyatakan dia tahu mengapa dia tidak bisa mengambilnya sejak awal, menyatakan inilah akhir pertempuran mereka dan mengaktifkan Zanka no Tachi, Kita: Tenchi Kaijin, membakar sebagian besar dari tubuh dan lengan Yhwach. Jatuh ke tanah saat Yamamoto menonaktifkan Bankai, Yhwach menyatakan kekuatannya tidak cukup, sambil meminta maaf kepada yang mulia Yhwach.[83]

Bach asli muncul

Yhwach asli muncul dibelakang Yamamoto.

Bertanya-tanya mengapa Yhwach malah meminta maaf karena kalah ketika ia yang menyebabkan perang, Yamamoto berbalik, terkejut mengetahui lawan yang ia perangi bukanlah Yhwach, tapi Sternritter peniru, Royd Lloyd. Mendengar ledakan besar, ia melihat markas Divisi 1 terbakar. Saat ia berteriak pada Kursi ke-3 divisinya, yang telah ia beri tanggung jawab, Yhwach yang asli, muncul di belakang Yamamoto, berterima kasih pada Royd untuk pelayanannya sebelum membakar tubuhnya dengan teknik Quincy. Ketika Yamamoto bertanya kepadanya apa yang dia lakukan selama ini, Yhwach bertanya apa yang ada di bawah markas Divisi Pertama.

Yamamoto tertebas

Yamamoto terkena serangan.

Menyatakan ia pergi ke pusat bawah tanah untuk berbicara dengan Aizen dan memintanya untuk bergabung dengan tentara sebagai Potensi Perang Khusus, meskipun ia menolak tawaran itu, dia bertanya pada Yamamoto apakah ia menggunakan kekuatannya untuk melawan tipuannya. Ketika Yamamoto mulai melakukan Bankai, Yhwach mencurinya dengan medali, dan menjelaskan itu bukan bahwa mereka tidak bisa mengambil Bankainya, tapi itu adalah bahwa kekuatannya terlalu besar bagi siapapun kecuali Yhwach sendiri yang menanganinya. Menyatakan ini adalah mengapa ia memerintahkan Royd untuk tidak melakukan apa-apa sampai dia kembali, dia memancing Yamamoto dengan menanyakan apakah dia harus menggunakan Bankainya dan memanggil keluar Shinigami yang telah mati untuk menyerangnya. Saat Yhwach mengayunkan pedangnya, pedang besar yang terbuat dari energi spiritual jatuh dari langit. Memberi Yamamoto kata perpisahan, Yhwach menyerangnya.[84]

Sayonara Yamajii

Yamamoto tewas.

Membelah dari bahunya sampai pinggang, Yamamoto yang sekarat jatuh. Saat Yhwach, mencaci maki dia dan bergegas untuk pergi, Yamamoto meraih dan memegang dia. Memotong lengannya, Yhwach menyebut Yamamoto bodoh, menjelaskan mengapa dia tidak pernah mencantumkannyaa sebagai salah satu potensi perang. Menyatakan ia sudah lemah dari waktu ke waktu, dan saat ia benar-benar menjadi ancaman itu adalah 1.000 tahun yang lalu, ia menyatakan Soul Society akan segera mati, tapi apa yang Yamamoto pernah mengerti adalah Gotei 13 sudah mati 1.000 tahun lalu bersama dengan Quincy. Melepaskan sebuah serangan ledakan Reishi pada Yamamoto, Yhwach sepenuhnya melenyapkan tubuh Yamamoto.[85][86]

Satu-satunya sisa pertempuran Gotei 13 yang masih tersisa adalah Ryūjin Jakka yang hangus dan rusak, yang mereka letakkan di tengah aula pertemuan dalam barak Divisi 1.[87]


Kekuatan & Kemampuan

Zanpakutō

Untuk wujud roh yang muncul pada Zanpakutō Unknown Tales arc lihat Ryūjin Jakka (Roh Zanpakutō).

Ryūjin Jakka (流刃若火, Api seperti Pedang Mengalir): Zanpakutō Yamamoto adalah yang tertua dan Zanpakutō jenis api paling kuat, dan memiliki kekuatan ofensif lebih besar dari semua Zanpakutō lainnya di Soul Society. Dalam bentuk disegel, Ryūjin Jakka biasanya berbentuk tongkat kayu tidak berbahaya, yang dapat digunakan seperti tombak. Setiap saat, Yamamoto dapat membuang samaran ini dengan mengupas kayu, mengungkapkan bentuk sejatinya berupa katana standar, dengan pegangan ungu gelap dan pelindung tangan melingkar. Kekuatannya begitu besar, bahkan Shinigami yang terkuat takut hal itu, bahkan dalam bentuk disegel. Setelah Yamamoto tewas, Ryūjin Jakka, sekarang hangus dan hancur, dikembalikan ke barak Divisi 1.

Ryujin Jakka rilis

Pelepasan Ryūjin Jakka.

  • Shikai: Perintah Shikai-nya adalah "Redam Semua Ciptaan menjadi Abu" (万象一切灰燼と為せ, banshō issai kaijin to nase, "Semua hal di alam semesta berubah menjadi abu" dalam Dubbing bahasa Inggris). Pelepasan Zanpakutō ini terjadi dengan pelepasan tekanan spiritual yang ekstrem, sampai mempengaruhi semua area di sekitarnya, dan bisa dirasakan bermil jauhnya di seluruh Seireitei.
Kemampuan Khusus Shikai : Ketika dirilis, bilah Ryūjin Jakka tersebut dilalap api. Aura senjata ini melenyapkan segala hal dan segala sesuatu yang dilambaikan pedang Yamamoto, mengubahnya menjadi tak lebih dari sekedar abu, dan menelan pemandangan sekitarnya dalam badai api berkobar, panas yang cukup kuat untuk menghanguskan langit. Hanya petarung yang kuat seperti Shunsui dan Ukitake yang dapat menahannya, tetapi bahkan kemudian hanya secara tidak langsung. Bahkan dalam Shikai-nya, Ryūjin Jakka cukup kuat untuk melawan Shikai dua kapten lain secara bersamaan, keduanya memiliki reputasi sebagai kapten terkuat di Soul Society saat bersama-sama. Tidak seperti Zanpakutō lainnya yang diketahui, penyegelan kembali Ryūjin Jakka tidak lantas menonaktifkan setiap kemampuan yang sudah digunakan terhadap lawan, terbukti saat Yamamoto memenjarakan Sōsuke Aizen, Gin Ichimaru, dan Kaname Tōsen.


Penampilan di media lain

Yamamoto adalah karakter yang dapat dimainkan di sebagian besar video game Bleach. Dia bertarung dengan Shikai miliknya, dan memiliki berbagai serangan. Dia menggunakan Jōkaku Enjou sebagai serangan khusus dan Nadegiri di Soul Carnival 2. Dia muncul di keempat film, tapi memainkan peran yang sangat sedikit di dalamnya. Dalam video game Nintendo DS, Bleach: The Blade of Fate dan Bleach: Dark Souls, ia dapat melakukan Ama no Murakumo dan Yazuhomura no Orochi, yang diambil dari Ama no Murakumo no Tsurugi, yang kemudian dikenal sebagai "Kusanagi no Tsurugi", yang merupakan salah satu dari Tiga Pusaka Kekaisaran Jepang, sedangkan yang kedua tampil di Bleach: The 3rd Phantom. Ketika ia melakukan Yazuhomura no Orochi, serangan terkuat dalam game tersebut, dia menembak pilar raksasa api ke atas, yang jatuh pada musuh dan daerah sekitarnya. Dalam Bleach: The 3rd Phantom bukan yang pertama, menciptakan daerah yang menyala-nyala membakar lawan. Selain itu, ia bisa menggunakan mantra serangan, seperti Shakkahō dan Sōkatsui.

Trivia

  • "Tak terguncangkan, seperti poros yang tidak bergerak." - Tite Kubo
  • Meskipun Shigekuni adalah nama pertamanya (yang berarti negara padat atau penting), Yamamoto umumnya dikenal dengan gelarnya "Genryūsai" (yang berarti sesuatu seperti "Kemurnian asli pohon willow"), yang didapatkannya sekitar 2000 tahun yang lalu.
  • Yamamoto tidak pernah berhasil masuk top 50 dalam jajak pendapat popularitas, namun Zanpakutō miliknya, Ryūjin Jakka, mendapat nomor 32 dalam jajak pendapat Zanpakutō.
  • Dia adalah penulis Tunggu Sebentar? dalam Komunikasi Seireitei.
  • Asosiasi Shinigami Perempuan menerbitkan Koleksi Foto Kapten Yamamoto bernama Skeleton, yang dibatalkan.

Kutipan

  • (Kepada Nanao Ise) "Dengarkan baik-baik! Pergi dari sini! Aku tidak punya waktu atau kesabaran hanya untuk mengajar bayi sepertimu bagaimana cara bernapas."[89]
  • (Kepada Shunsui Kyōraku dan Jūshirō Ukitake) "Aku bangga pada kalian seolah-olah kalian anakku sendiri. Aku percaya bahwa, bahkan jika karakter berbeda, itu akan baik-baik saja jika mereka mengambil jalan yang sama."[90]
  • (Kepada Shunsui Kyōraku dan Jūshirō Ukitake) "Seperti yang kuajarkan sebelumnya, tak ada pengampunan sedikitpun bagi mereka yang menghalangi keadilan."[91]
  • (Kepada Shunsui Kyōraku dan Jūshirō Ukitake) "Tidak ada gunanya keadilan individu yang dapat mengesampingkan keadilan dunia."[92]
  • (Kepada Gotei 13) "Tempatkan semua yang kalian miliki pada barisan, dan hancurkan mereka dimana mereka berdiri! Bahkan jika mereka harus merobek daging dari tulangmu, membuat setiap potongan terakhir dari tulang-tulang dinding besi! Mereka tidak boleh diizinkan untuk melangkahkan satu kaki di tanah Soul Society!"[93]
  • (Kepada Izuru Kira) "Ya ampun. Memaksa Kapten-Komandan sendiri untuk datang membantu mereka. Para petugas apa yang kalian lakukan hari ini?"[94]
  • (Kepada Ayon) "Sepertinya kau hanya sekadar monster yang tidak tahu apa-apa kecuali pembantaian. Menyedihkan."[95]
  • (Kepada Sōsuke Aizen) "Sudah saatnya bagimu untuk binasa bersamaku dalam neraka yang membara ini."[96]
  • (Kepada Sōsuke Aizen) "Mereka memberikan hidup mereka untuk mengalahkan kejahatan besar. Itulah watak dari Gotei 13."[97]
  • (Kepada Sōsuke Aizen) "Apakah kau percaya bahwa hanya dengan menyegel Ryūjin Jakka, kau dapat mengalahkanku? Bodoh. Kau sangat bodoh, itu mengejutkanku. Mengapa, tepatnya, kenapa kau pikir aku telah menjabat sebagai Kapten-Komandan Gotei 13 selama seribu tahun? Karena dalam ribuan tahun itu, tidak ada Shinigami terlahir yang dapat menyaingi kekuatanku.[98]
  • (Kepada Wonderweiss Margela) "Aku senang bahwa kau setidaknya meninggalkan bentuk kekanak-kanakanmu. Dengan begitu, aku bisa membunuhmu tanpa ragu-ragu"[99]
  • (Kepada Byakuya Kuchiki, Kenpachi Zaraki, dan Shunsui Kyōraku) "Sekarang dengarkan bodoh! Kemenangan bukanlah satu-satunya hal yang penting dalam medan pertempuran! Apa sebenarnya arti jubah Kapten yang kalian hilangkan, sih ?!"[100]
  • (Kepada Gotei 13, mengenai pemulihan kekuatan Ichigo Kurosaki) "Terlepas dari keadaannya, kita diselamatkan oleh Ichigo Kurosaki disaat kita membutuhkannya. Sekarang saatnya bagi kita membalasnya. Bahkan jika itu mengharuskan untuk melanggar peraturan kita sendiri, untuk memungkinkan hutang tersebut terbayarkan akan membawa rasa malu abadi pada seluruh Gotei 13."[101]

Referensi

  1. 1,0 1,1 1,2 Bleach Official Character Book of Souls, halaman 200
  2. 2,0 2,1 Bleach manga; sampul Volume 45
  3. Bleach manga; Chapter 504, halaman 12
  4. 4,0 4,1 Bleach manga; Chapter 423
  5. 5,0 5,1 Bleach manga; Chapter 504, halaman 10
  6. Bleach manga; Chapter 155, halaman 6
  7. Bleach manga; Chapter 393, halaman 14-15
  8. Bleach Official Bootleg KaraBuri+
  9. Bleach manga; Chapter 155, halaman 10
  10. Bleach manga; Chapter 511, halaman 11
  11. Bleach manga; Chapter 523, halaman 17
  12. Bleach manga; Chapter 155, halaman 10-11
  13. Bleach manga; Chapter 504, halaman 7-12
  14. Bleach manga; Chapter 394, halaman 6
  15. Bleach manga; Chapter 489, halaman 16-17
  16. Bleach manga; Chapter 138, halaman 7
  17. Bleach manga; Chapter 311, halaman 15
  18. Bleach manga; Chapter 520, page 14
  19. Bleach manga; Chapter -108, halaman 13
  20. Bleach manga; Chapter -107, halaman 1-9
  21. Bleach manga; Chapter -102, halaman 1-13
  22. Bleach manga; Chapter -102, halaman 1-13
  23. Bleach manga; Chapter 533, halaman 14-15
  24. Bleach anime; Episode 250
  25. Bleach anime; Episode 251
  26. Bleach manga; Chapter 82, halaman 5
  27. Bleach manga; Chapter 82, halaman 17-19
  28. Bleach manga; Chapter 83, halaman 4
  29. Bleach manga; Chapter 99, halaman 19
  30. Bleach manga; Chapter 147, halaman 4
  31. Bleach manga; Chapter 149, halaman 17-18
  32. Bleach manga; Chapter 150, halaman 15
  33. Bleach manga; Chapter 151, halaman 7
  34. Bleach manga; Chapter 152, halaman 11
  35. Bleach manga; Chapter 153, halaman 11-13
  36. Bleach manga; Chapter 154, halaman 18-19
  37. Bleach manga; Chapter 155, halaman 1-14
  38. Bleach manga; Chapter 155, halaman 20-24
  39. Bleach manga; Chapter 156, halaman 6-19
  40. Bleach manga; Chapter 172, halaman 12
  41. Bleach manga; Chapter 178, halaman 11
  42. Bleach manga; Chapter 188
  43. Bleach manga; Chapter 224, halaman 16
  44. Bleach manga; Chapter 238, halaman 11
  45. Bleach manga; Chapter 247, halaman 1
  46. Bleach manga; Chapter 313, halaman 16
  47. Bleach manga; Chapter 313, halaman 16-17
  48. Bleach manga; Chapters 314-315
  49. Bleach manga; Chapter 316, halaman 8-11
  50. Bleach manga; Chapter 318, halaman 12
  51. Bleach manga; Chapter 329
  52. Bleach manga; Chapter 337
  53. Bleach manga; Chapter 338
  54. Bleach manga; Chapter 339, halaman 2-7
  55. Bleach manga; Chapter 356 halaman 4
  56. Bleach manga; Chapter 364, halaman 8
  57. Bleach manga; Chapter 365, halaman 3
  58. Bleach manga; Chapter 365, halaman 9-12
  59. Bleach manga; Chapter 393
  60. Bleach manga; Chapter 394
  61. Bleach manga; Chapter 395
  62. Bleach manga; Chapter 396, halaman 2-4
  63. Bleach manga; Chapter 423, halaman 4-6
  64. Bleach manga; Chapter 461, halaman 12-15
  65. Bleach manga; Chapter 479, halaman 6-15
  66. Bleach anime; Episode 366
  67. Bleach manga; Chapter 482, halaman 15-17
  68. Bleach manga; Chapter 483, halaman 2-4 & 17-18
  69. Bleach manga; Chapter 484, halaman 2-7
  70. Bleach manga; Chapter 485, halaman 7
  71. Bleach manga; Chapter 486, halaman 7-8
  72. Bleach manga; Chapter 488, halaman 10-14
  73. Bleach manga; Chapter 489, halaman 15-17
  74. Bleach manga; Chapter 494, halaman 10-11
  75. Bleach manga; Chapter 503, halaman 14-16
  76. Bleach manga; Chapter 504, halaman 1-17
  77. Bleach manga; Chapter 505, halaman 1-19
  78. Bleach manga; Chapter 506, halaman 7-18
  79. Bleach manga; Chapter 507, halaman 2
  80. Bleach manga; Chapter 507, halaman 4-5
  81. Bleach manga; Chapter 507, halaman 10-19
  82. Bleach manga; Chapter 508, halaman 9-16
  83. Bleach manga; Chapter 509, halaman 1-16
  84. Bleach manga; Chapter 510, halaman 3-16
  85. Bleach manga; Chapter 511, halaman 4
  86. Bleach manga; Chapter 511, halaman 7-13
  87. Bleach manga, Chapter 515, halaman 12 & 16
  88. Bleach manga; Chapter 154, halaman 19
  89. Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Ch155p6
  90. Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Ch155p10
  91. Bleach manga; Chapter 155, halaman 21
  92. Bleach manga; Chapter 155, halaman 22
  93. Bleach manga; Chapter 329, halaman 3-4
  94. Bleach manga; Chapter 338, halaman 2
  95. Bleach manga; Chapter 338, halaman 10-11
  96. Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama c393p14
  97. Bleach manga; Chapter 393, halaman 15
  98. Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Ch394p6-7
  99. Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama c394p17
  100. Bleach manga; Chapter 423, halaman 6
  101. Bleach manga; Chapter 461, halaman 13-15

Navigasi

Ad blocker interference detected!


Wikia is a free-to-use site that makes money from advertising. We have a modified experience for viewers using ad blockers

Wikia is not accessible if you’ve made further modifications. Remove the custom ad blocker rule(s) and the page will load as expected.

Also on FANDOM

Random Wiki